logoblog

Cari

10 Miliar Untuk Infrastruktur Pasca Banjir

10 Miliar Untuk Infrastruktur Pasca Banjir

KM TNC. Sepanjang Senin  (30/1), Bupati Bima Hj Indah Dhamayanti Putri didampingi kepala pelaksana BPBD kabupaten Bima Ir. H. Taufik Rusdy, 

Infrastruktur

KM. Tembe Nggoli
Oleh KM. Tembe Nggoli
02 Februari, 2017 21:40:05
Infrastruktur
Komentar: 0
Dibaca: 17392 Kali

KM TNC. Sepanjang Senin  (30/1), Bupati Bima Hj Indah Dhamayanti Putri didampingi kepala pelaksana BPBD kabupaten Bima Ir. H. Taufik Rusdy,  Kepala Dinas PU Provinsi Ir. H. Nggempo dan beberapa pejabat terkait lainnya melakukan peninjauan lokasi banjir di kecamatan Woha
Sesaat setelah turun dari pesawat, Bupati melalui mengunjungi Dusun beringin Desa Nisa dan menuju desa-desa lainnya di kecamatan Woha.
Setelah melihat beberapa desa di Kecamatan Woha, Bupati dan rombongan melanjutkan perjalanan ke Kecamatan Sape. di kecamatan ini Bupati meninjau DAM Parangina-Sape yang alur sungainya telah dibelokkan banjir beberapa waktu lalu
Bupati mengatakan agar DAM tersebut berfungsi kembali, maka  alur sungai harus diarahkan kembali ke arah bendungan dan berharap masyarakat mendukung upaya Balai Wilayah Sungai (BWS) 1 Nusa Tenggara yang akan melakukan perbaikan infrastruktur.
Bupati kemudian menuju kantor desa Naru Barat untuk melihat bagian belakang kantor desa setempat yang mengalami kerusakan berat akibat longsor.
Setelah melihat DAM dan kantor desa, rombongan kemudian bertolak ke desa NaE untuk melihat longsoran bantaran sungai yang menyebabkan kerusakan beberapa bagian rumah warga. kepada warga, Bupati berpesan agar tidak membangun rumah terlalu dekat dengan bibir sungai karena sangat berbahaya bila terjadi bencana banjir. Kegiatan normalisasi masyarakat diharapkan dapat menggeser posisi bangunan lebih jauh dari posisi saat ini yang berada terlalu dekat dengan bibir sungai.
Beberapa saat kemudian Bupati dan rombongan melakukan kunjungan untuk melihat dari dekat talud di Dusun gusung Desa Bugis dan dan membahas rencana pembangunan jembatan sungai Jangka sepanjang 30 meter yang menghubungkan Desa Bugis dan desa sangia sebagai satu-satunya penghubung di kedua desa tersebut.
Bupati mengatakan bahwa mengingat keberadaan jembatan tersebut penting bagi arus transportasi di kedua Desa maka pada tahun 2017 jembatan penghubung akan segera dibangun untuk menggantikan jembatan timbang yang saat ini difungsikan oleh masyarakat setempat.
M. Nurul Huda, ST., MT. Kasi Pembangunan dan Pengusahaan Pengairan BIDANG Pengairan Dinas PU Provinsi dalam penjelasannya mengatakan, "Penanganan tanggap darurat pasca bencana banjir dilakukan  melalui kegiatan normalisasi sungai, dengan pemasangan bronjong dan pemasangan tanggul. Untuk sungai dan beberapa bentuk yang telah jebol diterjang banjir telah ditangani melalui anggaran tanggap darurat senilai Rp 10 miliar Sape,  Wawo dan Ambalawi yang dikerjakan sepanjang bulan Januari - April. Seperti bendungan di Sape yang melayani desa Rai Oi,  Nae,  Naru,  Rasabou, Oi maci dan kaleo.
Khusus untuk Sungai jangka Desa Bugis akan dibangun jembatan sepanjang 30 meter dan dilanjutkan pembuatan talud setinggi  2  meter, sepanjang 8 KM agar ketika banjir terjadi tidak meluap ke pemukiman warga yang ada di sisi kiri dan kanan sungai.  Talud tersebut akan dapat berfungsi juga sebagai Jalan Inspeksi, jelas huda [] - 05

 

Baca Juga :




 
KM. Tembe Nggoli

KM. Tembe Nggoli

Tembe Nggoli Community (TNC) Anggota Alamsyah (alamsyah_km@yahoo.com) Hp. 081237986726/ akun pribadi (Alamsyah) Facebook : Alamsyah KM/ twitter : @AlamsyahCS Alamat : Jl Sawo Kel Rabangodu Utara Kec Raba Kota Bima - NTB

Artikel Terkait

0 KOMENTAR

Belum ada komentar.
Berikan Komentar Bermanfaat Meski Satu Kalimat
 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright © 2008-2019 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan