logoblog

Cari

Kawasan Senggigi Direvitalisasi

Kawasan Senggigi Direvitalisasi

Kawasan Senggigi merupakan kawasan wisata andalan di Wilayah Indonesia Timur. Hal itulah yang membuat Bali-NTB ditetapkan sebagai Koridor V MP3EI utk

Infrastruktur

Pangkat Ali
Oleh Pangkat Ali
21 Februari, 2017 15:27:01
Infrastruktur
Komentar: 0
Dibaca: 11925 Kali

Kawasan Senggigi merupakan kawasan wisata andalan di Wilayah Indonesia Timur. Hal itulah yang membuat Bali-NTB ditetapkan sebagai Koridor V MP3EI utk fokus pariwisata. Sehingga ke depan kawasan ini diharapkan menjadi icon wisata utama di Lombok Barat (Lobar). "Bila perlu kawasan ini, menyamai kawasan wisata Bali", ungkap H. Fauzan Khalid Bupati Lombok Barat (Lobar). 

Untuk merealisasi harapan tersebut, Selasa (21/2) Pemerintah Kabupaten Lombok Barat (Pemkab Lobar) melakukan ekspose rencana totalitas pengembangan Senggigi ke depan.

Rencana revitalisasi kawasan Senggigi ini terdiri dari 6 spot area, masing-masing penataan Meninting, Montong, Kerandangan, Batu Bolong, Batulayar dan Senggigi.

Secara khusus, ekspose hari ini diisi dengan pengenalan spot pertama yaitu penataan Meninting. Kegiatan ini berlangsung di Aula Dinas PU dan Tata Ruang Lobar.

Di Meninting sendiri, sebagai sasaran adalah sungainya. Direncanakan sejumlah pos-pos areal wisata akan dibangun seperti sepeda air, lesehan apung, dermaga perahu nelayan dan Bike Park. “Khusus untuk Bike Park akan dibiayai dari APBN melalui sharing dana pemerintah provinsi,” papar Plt. Kadis PU dan Tata Ruang Lobar, I Made Arthadana.

Dikatakan Sekretaris Dinas ini, khusus untuk penataan spot 1 Meninting, perencanaannya sudah siap. Demikian pula dengan kesiapan dana di Dinas Pariwisata Lobar. Nilainya sebesar Rp.3 Milyar. Angka ini diakui tidak cukup. Jika mengikuti kalkulasi biaya pihak konsultan sekitar Rp.9 Milyar untuk spot satu.

Dijelaskan Arthadana, perencanaan ini akan disinergikan dengan sumber-sumber dana yang lain, termasuk dengan BWS dan Pihak Pemerintah Provindi untuk daerah sepadan sungai. Secara total anggaran, Arthadana menyebut lebih dari 30 milyar rupiah untuk keseluruhan spot 1.

 

Baca Juga :


Dalam perencanaannya,  revitalisasi akan dilakukan mulai dari pintu masuk Meninting sampai batas di Hotel Hollyday Inn. "Yang penting kita punya perencanaan dulu,” sebut Arthadana di hadapan bupati, Kepala Dinas Pariwisata, Camat Batulayar, Kepala Dinas Meninting, Kadus Kongoq, dan sejumlah pimpinan SKPD serta konsultan perencana.

Gelaran ekspose kali ini, tidak saja secara khusus memaparkan perencanaan kawasan Senggigi. Namun, rencana penataan kawasan Sekotong, Narmada, Sesaot dan Cemare pun diekspose oleh pihak konsultan. Tetapi rencana itu diawali dari titik pertama yakni kawasan Meninting. Rencananya, kegiatan keseluruhan revitalisasi spot 1 itu akan dimulai di tahun 2017 ini.

Di tempat yang sama, Bupati Lobar, H.Fauzan Khalid berharap, perencanaan kawasan ini bergantung pada kesiapan stake holder yang ada, bukan bergantung pada besaran anggaran saja. Berhasil dan tidaknya, itu tergantung pengelolanya. “Nanti kalau tergantung uang, kemudian tidak berhasil, uang yang kita salahkan,” paparnya.

Menurut Mantan Ketua KPU NTB ini, penataan Senggigi diawali dengan spot pertama. Namun dia meminta, jangan sampai semua berpikir akan tuntas tahun 2017 atau 2018. Tetapi kata Fauzan, prosesnya panjang. Supaya orang tidak menuduh dengan kata ‘akan’, semua sudah siap memulai kegiatannya tahun 2017 ini. “Memang anggaran yang tersedia ada 3 milyar, dan itu jauh dari apa yang kita butuhkan,” demikian kata Fauzan. [] - 01



 
Pangkat Ali

Pangkat Ali

Save Our Gumi Paer...LOMBOK Lalu Pangkat Ali, kesehariannya sebagai ASN -Pejabat Fungsional Pranata Humas Permkab.Lobar. Tinggal di Desa Kopang-Lombok Tengah. CP & WA: 081907941070. Fb: Fotografer Kopang & Eliza Agniya

Artikel Terkait

0 KOMENTAR

Belum ada komentar.
Berikan Komentar Bermanfaat Meski Satu Kalimat
 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright © 2008-2019 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan