logoblog

Cari

Tutup Iklan

Terlelap di Atas Putaran Roda

Terlelap di Atas Putaran Roda

KM. Sukamulia – Saat perjalanan pulang pada hari Minggu, 15 Oktober 2017, di sepanjang perjalanan melalui jalan utama Kokok Putik Desa

Infrastruktur

KM. Sukamulia
Oleh KM. Sukamulia
19 Oktober, 2017 18:17:09
Infrastruktur
Komentar: 0
Dibaca: 3469 Kali

KM. Sukamulia – Saat perjalanan pulang pada hari Minggu, 15 Oktober 2017, di sepanjang perjalanan melalui jalan utama Kokok Putik Desa Bilok Petung hingga Desa Pohgading Kecamatan Pringgabaya, beberapa kali saya terlelap di atas putaran roda motor yang saya kendarai. Entah karena kantuk, kecapek atau kepanasan, namun kejadian seperti ini tidak pernah saya alami sebelumnya. Yang jelas, kejadiaan ini saya alami sebab mulusnya jalan raya yang saya lalui di sepanjang perjalanan itu.

Saya pertama kali menyadari bahwa diri saya sempat terlelap di atas motor pada saat melintas di jalan raya sekitaran wilayah Desa Belanting Kecamatan Sambelia. Saya tersadar karena mendengar suara klakson mobil dum truk yang hendak menyalip saya. Saya betul-betul kaget ketika menyadari bahwa tadinya saya sempat terlelap di atas motor yang saya kendarai.

Beberapa saat berhenti, sayapun melanjutkan perjalanan. Infrasutruktur jalan raya yang sudah berkedaan begitu mulusnya menyebabkan saya merasa nyaman dan terlena mengendarai motor yang saya tunggangi. Tidak terasa, mata saya terpejam lagi dan sayapun kembali terlelap di atas putran roda. Hal itu saya sadari pada saat melintas di sekitaran Desa Bagik Manis Kecamatan Sambelia. Saya tersadar sebab ban motor yang saya kendarai keluar dari badan aspal. Achhh, hampir saja saya menabrak tembok rumah warga, untungnya saya segera terbangun saat merasa getaran akibat ban motor yang mulai berjalan di luar aspal.

Sayapun memutuskan untuk berhenti dan masuk ke Masjid Bagik Manis guna mencuci muka dan beristirahat sejenak di sana. Setelah sekitar mencuci muka dan minum, saya pun membaringkan badan di teras masjid. Di sana saya sempat terlelap sekitar 30 menit sebelum melanjutkan perjalanan lagi. Saya merasa segar dan rasa kantuk saya sudah hilang tanpa sisa. Merasa diri sudah segar, saya pun melanjutkan perjalanan. Eeee, tau-taunya saya terlelap lagi di atas motor dan itu saya sadari pada saat saya melintas di sekitaran Menanga Baris Desa Gunung Malang Kecamatan Pringgabaya. Ini adalah kali ke tegi saya terlelap di sepanjang perjalanan itu dan kali ini saya tersadar dari lelap sebab ban motor yang saya kendarai keluar lagi dari badan aspal yang ada di sekitaran Lapangan Menanga Baris.

Menyadari hal itu, saya kembali beristirahat. Saat beristirahat, saya bingung akan kejadian yang saya alami di sepanjang perjalanan itu. Saya sempat bergumam, “apakah ini efek dari infrastruktur jalan yang begitu mulusnya atau mungkin saya memang betul-betul ngantuk ?”. Beberapa lama beristirahat, saya tidak menemukan jawaban gumam itu dan saya pun melanjutkan perjalanan. Kali ini saya menyalakan rokok supaya di atas motor saya punya aktifitas yang bisa menghindarkan saya dari rasa kantuk, namun lagi-lagi saya terlelap dan itu saya sadari pada saat berada di Perempatan Pringgabaya. Saya tersadar sebab ban motor saya melintasi aspal di sekitaran perempatan itu yang keadaannya agak bergelombang. Saat itu, hampir saja saya terjatuh dari motor, syukurnya saya masih ingat di mana tempat rem motor yang saya kendarai, heheee.

Karena sebentar lagi saya sampai di rumah (Desa Pohgading Timur), saya langsung saja menarik gas si kuda biru dan alhamdulillah setelah itu hingga sampai di rumah (Dusun Sukamulia Desa Pohgading Timr) saya tidak terlelap lagi di atas motor. Bagaimana bisa terlelap, wong jalan yang saya lalui agak bergelombang sebab aspalnya sudah bolong di sana-sini.

 

Baca Juga :


Sesampai di rumah, saya berpikir dan menyimpulkan sendiri bahwa saya terlelap di atas putaran roda sebab jalan yang saya lalui dari Kokok Putik hingga Pringgabaya adalah jalan aspal yang halus dan di sepanjang jalan itu hampir tidak ada jalan yang dalam keadaan rusak ringan ataupun sedang. Yach, memang pembangunan infrastruktur jalan di tahun 2017 ini sangat luar biasa, hampir semua badan jalan di sekitaran Pringgabaya hingga Sambelia sudah renovasi sehingga saat ini jalan rasa tersebut kelihatan halus sekali. Tidak heran jika pengendara yang melalui jalan raya ini terkantuk-kantung di sepanjang perjalanan sebab jalannya halus dan kita merasa bahwa kita be

Kemajuan dalam bidang infrastruktural di wilayah NTB pada umumnya dan Lombok pada khususnya memang terlihat begitu pesat pada tahun 2017 ini. Terbukti dengan terlihatnya pembangunan besar-besaran dalam bidang infrastruktur, misalnya pada pembangunan dan perbaikan jalan raya dari pelosok hingga kota, pembangunan puskesmas dan sarana-sarana pendidikan dan sebagainya. Khususny dalam pembangunan infrastruktur jalan, di sekitaran Lombok Timur saja sudah hampir 60% jalan raya yang sebelumnya berkeadaan rusak berat dan rusak sedang telah direnovasi pada tahun 2017 ini, lebih-lebih jalan raya di sekitaran Kecamatan Suela dan Sembalun yang merupakan jalan wisata dunia.

Maraknya pembangunan dalam bidang infrastruktur jalan raya ini kiranya merupakan suatu kebanggan bagi kita semua, khusunya warga Lombok dan umumnya warga Nusa Tenggara Barat. Kemajuan dalam bidang infrastruktur ini tentunya merupakan suatu kemajuan pesat yang perlu kita syukuri. Yach, ahirnya saya menyampaikan terimakasih kepada Pemerintah RI (Jokowi-JK), Pemda Provinsi NTB (TGB-Amin) atas perjuangannya membangun bangsa ini.

_By. Asri The Gila_



 
KM. Sukamulia

KM. Sukamulia

Nama : Asri, S. Pd TTL : Sukamulia, 02 Januari 1985 Jenis Kelamin: Laki-laki Agama : Islam Pekerjaan : Swasta Alamat, Dusun Sukamulia Desa Pohgading Timur Kec. Pringgabaya No HP : 082340048776 Aku Menulis Sebagai Bukti Bahwa Aku Pernah Ada di Dunia

Artikel Terkait

0 KOMENTAR

Belum ada komentar.
Berikan Komentar Bermanfaat Meski Satu Kalimat
 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright 2008 - 2017 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan