logoblog

Cari

Tutup Iklan

PT. AMNT Pagari Are HGU, BUMDes Galau

PT. AMNT Pagari Are HGU, BUMDes Galau

MALUK:Perusahaan tambang emas dan tembaga PT AMNT dalam waktu dekat ini akan memagar seluruh area Hak Guna Usaha (HGU) yang di

Infrastruktur

Awie Sudirman
Oleh Awie Sudirman
21 Desember, 2017 14:39:53
Infrastruktur
Komentar: 0
Dibaca: 2712 Kali

MALUK:Perusahaan tambang emas dan tembaga PT. AMNT dalam waktu dekat ini akan memagar seluruh area Hak Guna Usaha (HGU) yang di miliki perusahaan tersebut. Prihal itu, membuat pengelola Spot Paralayang yang ada di Desa Mantun kecamatan Maluk Kabupaten Sumbawa Barat galau dan risau.

Pasalnya, area sport Paralayang yang di kelola dengan swadaya oleh Soladiritas Pemuda Mantun (SPM) yang menaungi Mantun Ngibar Club (MNC) terdampak dari pemagaran yang akan di lakukan tersebut.

Hal itu sidebutkan oleh Corporate Social Responsibility (CSR) PT AMNT Kecamatan Maluk Teten. "Kami dalam waktu dekat ini, akan memagar are Hak Guna Pakai (HGU) termasuk yang ada di gunung desa Mantun itu," ucapnya saat di jumpai di kantor desa Mantun kepada kampung media, kamis 21/12/2017.

Teten menjelaskan tentang pemagaran tersebut. "Pemagaran di area sport paralayang yang terkena itu tidak akan terjadi jika pengelola mengajukan permohonan dan berkordinasi dengan pihak memerintah desa dan pemerintah desa bersurat ke PT. AMNT untuk tidak memagar di sekitar area sport paralayang tersebut, intinya koordinasi dan komunikasi antara pengelola dan pemerintah desa, saya rasa pemagaran itu tidak akan berdampak ke sport paralayang, Namun jika tidak ada koordinasi, pihak perusahaan akan tetap memagarnya,"

Di samping itu juga, pemerintah desa Mantun sangat berpengaruh atas di pagar dan tidaknya area sport paralayang tersebut.

"Kita akan tetap melakukan koordinasi dan komunikasi ke pihak perusahaan untuk menyelamatkan area para layang itu, yang sudah jelas jelas berpotensi untuk pariwisata desa mantun." Ungkap Sahril di tempat yang sama.

 

Baca Juga :


"Namun kita tunggu saja dari pihak pengelola untuk mengajukan permohonan tersebut karena mereka yang mengelola. Pemdes hanya mensuport segala bentuk kegiatan positif untuk kemajuan desa Mantun ini. Kami siap melobi perusahaan dan berusaha untuk meminta perusahaan agar tidak memegar area tersebut. Kita tunggu saja dari pihak pengelola paralayang tersebut." Tambahnya Sahril.

Selain itu, BUMdes Desa Mantun juga bertanya-tanya jika area tersebut di pagar apa jadinya area paralayang yang sudah di kerjakan secara swakelola oleh pemuda Desa Mantun dan sudah berjalan itu.

"Terus terang kami sangat galau dan resah jika spot paralayang yang sudah kami bangun dengan swadaya itu di pagar, " cetus Mawardi selaku ketua BUMdes Desa Matun,

"Namun sekarang sudah jelas harus adanya koordinasi dan komunikasi antara pihak pengelola Pemdes dan pihak perusahaan maka pemagaran tersebut tidak akan berdampak ke spot area paralayang. semoga saja tidak terjadi pemagaran tersebut karna sangat di sayangkan jika area itu di pagar. saya berharap pengelola dan Pemdes duduk bersama untuk menyelesaikan prihal tersebut, " Harapnya.



 

Artikel Terkait

0 KOMENTAR

Belum ada komentar.
Berikan Komentar Bermanfaat Meski Satu Kalimat
 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright © 2008 - 2018 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan