logoblog

Cari

RIKO di Rempek Mulai Dibangun

RIKO di Rempek Mulai Dibangun

Pemerintah terus melakukan pembangunan hunian untuk masyarakat terdampak gempa di Lombok Utara. Setelah pelaksanaan rehabilitasi dan rekonstruksi rumah RIKA oleh Rekompak

Infrastruktur

EDY IRFAN
Oleh EDY IRFAN
14 Januari, 2019 18:05:03
Infrastruktur
Komentar: 0
Dibaca: 4726 Kali

Pemerintah terus melakukan pembangunan hunian untuk masyarakat terdampak gempa di Lombok Utara. Setelah pelaksanaan rehabilitasi dan rekonstruksi rumah RIKA oleh Rekompak di Dusun Gol Desa Medana Tanjung Kabupaten Lombok Utara, selanjutnya dibangun lagi rumah RIKO di desa Rempek Gangga.

Bupati Lombok Utara Dr. H. Najmul Akhyar, SH. MH, melakukan peletakan batu pertama bantuan stimulan Rumah Instan Konvensional (RIKO), didampingi Camat Gangga Ahmad Suhadi, S.Sos, Ketua Tim Pendampingan dari Dinas PUPR Dian R, beberapa jajaran OPD Pemda Lombok Utara, beserta para Pokmas yang berada di wilayah Desa Persiapan Rempek Babussalam Gangga (11/1).

Bupati Lombok Utara Dr. H. Najmul Akhyar, SH. MH, menyampaikan dilakukannya peletakan batu pertama sebagai pertanda dimulainya pembangunan rumah instan konvensional (RIKO) bagi masyarakat yang berada di Dusun Rempek Gangga.

"Kita ingin memastikan bahwa tidak ada proses yang tidak bisa dilalui. Selama ini, kawan-kawan pendamping adalah bagian dari upaya proses percepatan dalam membantu masyarakat," tutur bupati.

Pokmas diadakan, lanjutnya, untuk menyederhanakan persoalan yang ada. Reaksi cepat dan tanggap dari kecamatan dan jarannya adalah merupakan bagian upaya dari proses percepatan.

"Kalau tidak semua bergerak, tidak akan terjadi percepatan ini. Dengan semangat percepatan mudah-mudahan kita dapat mencapai laju pembangunan yang sedang kita lakukan," urai bupati.

 

Baca Juga :


Rangakaian percepatan dimulai pula dari mempermudah proses birokrasi yang ada, secara berjenjang. Mulai dari kadus, kepala desa, kepala dinas.

"Kalau memang masyarakat bisa kita mudahkan, mengapa harus kita persulit," ungkap bupati.

Ketua Tim Pendampingan dari PUPR Dian R menyatakan kegiatan peletakan batu pertama di Dusun Rempek, terdapat kisaran 246 KK masyarakat yang sudah terisi rekening, namun baru 215 KK yang baru bisa dibangunkan rumahnya.

"Pada awalnya masyarakat banyak yang menolak RIKO, karena belum mengetahui seperti apa penjelasannya. Seiring berjalannya waktu, akhirnya masyarakat menginginkan dibangun rumahnya," ungkapnya. (Humas KLU/Edy)



 

Artikel Terkait

0 KOMENTAR

Belum ada komentar.
Berikan Komentar Bermanfaat Meski Satu Kalimat
 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright © 2008-2019 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan