logoblog

Cari

STIPARK NTB, Tehnopark Pertama Milik Provinsi di Indonesia

STIPARK NTB, Tehnopark Pertama Milik Provinsi di Indonesia

Rapat terkait pembangunan Science, Tehnology, dan Industri park (Stipark) NTB digelar di Ruang Rapat Dinas Pekerjaan Umum NTB, (12/2). Dihadiri oleh

Infrastruktur

Novita Hidayani
Oleh Novita Hidayani
12 Februari, 2019 12:10:48
Infrastruktur
Komentar: 0
Dibaca: 2686 Kali

Rapat terkait pembangunan Science, Tehnology, dan Industri park (Stipark) NTB digelar di Ruang Rapat Dinas Pekerjaan Umum NTB, (12/2). Dihadiri oleh perwakilan OPD di lingkup provinsi beserta tim Stipark, rapat ini membahas Proyek Detail Engineering Design (DED) lanjutan Stipark yang konon merupakan tehnopark milik provinsi pertama di Indonesia. 

"Stipark di NTB ini akan menjadi tehnopark milik provinsi pertama di Indonesia. Tehnopark yang lain biasanya milik kabupaten dan lebih kecil. Pembangunan Stipark ini direncanakan akan selesai dalam 3 tahun. Baik Pembangunan fisik maupun non fisik," jelas M. Khairul Ihwan selaku direktur Stipark. 

Lebih jauh Ihwan menjelaskan, dibentuknya Stipark yang berlokasi di Desa Banyumulek Lombok Barat ini sebagai bentuk percepatan industrialisasi sebagai visi Gubernur NTB, Dr. Zulkieflimansyah. Ada 13 program yang akan menempati Stipark seluas 26 hektar tersebut diantaranya, program sekolah wirausaha, program bisnis model/proses, program inkubator bisnis, program rintisan industri GNE, Badan sertifikasi (SNI, Tes, Report, ISO, dll), Reset dan Development, Taman wisata dan Tehnology, serta program digitaliasi BUMDES.

"Total dana yang dihabiskan sejumlah 126 miliar lebih. Dengan harapan Stipark ini dapat menjadi pemicu percepatan industrialisasi di NTB," imbuh Ihwan.

Ada beberapa catatan mengenai pembangungan Stipark dalam rapat yang dipimpin oleh Kepala Dinas PU NTB, Ir. Wedha Magma Ardi, M.TP tersebut. Catatan-catatan tersebut diantaranya, harus ada masterplan yang disepakati bersama merujuk pada adanya sedikit perubahan pada masterplan sebelumnya. Catatan selanjutnya yaitu penanganan limbah hasil industri di masa depan harus diperhatikan dengan lebih baik.

 

Baca Juga :


"Kita harus memikirkan dengan matang untuk mengolah limbah yang dihasilkan oleh industri yang akan dibangun di Stipark ini," jelas Kadis PU NTB.

Kemudian yang menjadi sorotan bersama adalah diperlukan penataan yang tepat untuk menghindari Stipark dari Banjir, dikarenakan letak gegrafisnya. Harus adanya masjid, penangkal petir, hingga harga produk yang dihasilkan nanti harus bisa bersaing dikancah nasional serta menjadi primadona, baik di wilayah sendiri maupun kancah nasional sampai internasional. (novita-tim media)



 
Novita Hidayani

Novita Hidayani

email: hidayaninovita@gmail.com facebook: Novita Hidayani twitter: @yfoundme

Artikel Terkait

0 KOMENTAR

Belum ada komentar.
Berikan Komentar Bermanfaat Meski Satu Kalimat
 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright © 2008-2019 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan