logoblog

Cari

Kesetaraan dan Inklusi Sosial Dalam Pembangunan

Kesetaraan dan Inklusi Sosial Dalam Pembangunan

Kesetaraan gender dan inklusi sosial adalah hal yang perlu mendapatkan perhatian khusus, penyediaan pelayanan bagi penyandang difabel baik itu fasilitas umum

Infrastruktur

Suparman
Oleh Suparman
03 Mei, 2019 14:08:21
Infrastruktur
Komentar: 0
Dibaca: 2754 Kali

Kesetaraan gender dan inklusi sosial adalah hal yang perlu mendapatkan perhatian khusus, penyediaan pelayanan bagi penyandang difabel baik itu fasilitas umum maupun pemerintahan harus menjadi atensi yang tepat untuk memenuhi standar kebijakan.

Kesempatan untuk mendapatkan posisi yang setara bagi kaum perempuan tidak boleh dipandang sebelah mata. Peran perempuan dalam pembangunan daerah telah banyak memberikan kontribusi cukup besar dalam kemajuan ekonomi bangsa.

Melalui hibah Kemitraan Indonesia Australia Untuk Infrastruktur (KIAT) terus berupaya mendukung pembangunan infrastruktur yang meyertakan kebutuhan penyandang disabilitas. Melalui Himpunan Wanita Disabilitas Indonesian (HWDI) NTB, KIAT melakukan advokasi kepada pemda untuk pemenuhan hak-hak difabel terkait infrastruktur yang dapat diakses.  Meningkatkan pemberdayaan ekonomi perempuan dan meningkatkan akses perempuan ke industri kontruksi. KIAT membantu memobilisasi pemerintah daerah untuk meningkatkan keikutsertaan perempuan dalam pelaksanaan program pemerintah di bidang kontruksi.

Dengan demikian, kesetaran gender dan pemenuhan difabel di setiap pembangunan harus mendapatkan tempat yang sama.  Wakil Gubernur NTB, Hj. Sitti Rohmi Djalilah menjadi bukti nyata, menunjukan esensi sebagai perempuan kuat menunjukan kerja nyata dalam membangun daerah. Efek dari pembangunan suatu daerah tidak terlepas dari peran perempuan, baik di sektor ekonomi, pendidikan, kesehatan dan lain-lain.

“Permasalahan di NTB dapat teratasi dengan baik jika kita mampu melibatkan dan membenahi kaum perempuan dalam setiap aspek,” tuturnya membuka Lokakarya Penutupan Hibah Kemitraan Indonesia Australia Untuk Infrastruktur (KIAT) Dalam Penguatan Organisasi Masyarakat Sipil Bidang Kesetaraan Gender dan Induksi Sosial, bertempat di Hotel Lombok Astoria, Kamis (2/5).

Misalnya dalam bidang kesehatan, ia menegaskan bahwa NTB masih memiliki PR besar terkait masalah Stunting. Stunting bukan hanya berbicara masalah gizi buruk akan tetapi nilai pendidikan perlu ditingkatkan oleh perempuan. Sehingga masalah ini dapat teratasi dengan baik untuk ke depan.

Selain itu, Umi Rohmi menjelaskan dengan adanya KIAT, semoga pelayanan dan pemabngunan infrastruktur selalu mengedepankan pelayanan terbaik bagi kaum disabilitas. Jangan pernah memandang sebelah mata kekurangan kaum yang berkebutuhan khusus. Mungkin mereka jauh lebih hebat dari orang normal.

 

Baca Juga :


Dalam kesempatan itu juga, staf ahli bidang Sosial Budaya dan Peran Masyarakat Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) RI, Ir. Sudirman mengatakan kegiatan penguatan kesetaraan gender dan inklusi sosial melalui KIAT di NTB sangat diapresiasi. Pemerintah telah membuat kemajuan yang signifikan dalam pembangunan infrastruktur, tetapi pembangunan tanpa keterlibatan kaum difabel makan tidaklah efektif dan berkelanjutan.

“Kementerian PUPR dalam menyusun RPJMN tahun 2020-2024 komponen kesetaraan gender sangat laur biasa,” katanya

Sementara itu, Deputy Director KIAT Gender Equality, Social Inclusion and Civil Society Engagement (GESI-CSE), Dr. Zan Edward menegaskan, pelayanan infrastruktur untuk penguatan bagi disabilitas dan kesetaraan gender akan selalu titik fokus pembangunan ke depan.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah NTB, pemerintah kabupaten lombok barat mitra-mitra kerjasama, yang ikut membantu untuk menjalngkan program-program KIAT di NTB,” ungkapnya. (Man-TM)



 
Suparman

Suparman

nama Suparman, biasa di panggil Man. lahir di desa O,o Kec. Dompu, Kab. Dompu pada Tanggal 12 Februari 1992. anak pertama dari enam saudara. saya lahir dari pasangan Bapak A. Talib dengan Ny. Uniriyah. No HP 085337689025

Artikel Terkait

0 KOMENTAR

Belum ada komentar.
Berikan Komentar Bermanfaat Meski Satu Kalimat
 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright © 2008-2019 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan