Diharapkan Genangan Ncanga Kai Diperluas

KM RUNGGU.- Bendungan Ncanga Kai yang berlokasi di Desa Tambe Kecamatan Bolo, salah satu bendungan peninggalan Belanda. Sudah saatnya, areal genangannya di perluas.

            Kondisi genangan Dam Ncanga Kai sekarang ini, perlu diperluas. Pasalnya, areal genangan yang ada sekarang  memiliki daya tampung kecil. Hal itu, disebabkan adanya timbunan sedimentasi yang terjadi setiap tahun. Sedimentasi itu, diakibatkan banjir sehingga genanganpun menjadi dangkal. “Kondisi areal genangan sekarang sudah berkurang tidak seperti awal pembuatan DAM Ncanga Kai. Akibatnya daya tampung airnyapun berkurang,”jelas Junaid Ketua GP3A Doro Boi.

            Genangan air DAM Ncanga kai sekarang tidak sampai 50 Hektar, sehingga airpun banyak yang terbuang sia sia ke laut. “Dulu lahan yang diairi DI Ncanga Kai bisa di tanamin hingga Tiga kali, kini sudah berkurang air tampungan berdampak pula pada pendistribusian air ke lahan pertanian anggota,” jelas Guru SMPN 2 Bolo  itu.

            Daerah Irigasi (DI) Ncanga Kai, tutur Junaid, memiliki areal lahan seluas 1060 Hektar. Dengan luas itu, DI Ncanga Kai menjadi irigasi yang menjadi kewenangan provinsi. ”Sesuai dengan ketentuan kementerian PU bahwa daerah irigasi dibawah seribu hektar menjadi kewenangan Kabupaten dan diatas Tiga Ribu Hektar menjadi kewenangan Pusat,” Papar Junaid.

            Dengan kondisi daya tampung sekarang, maka DAM Ncanga Kai sudah waktunya untuk diperluas tampungan genangan air. Perluasan daerah tampungan memungkin, pasalnnya DAM peninggalan belanda itu masih memiliki lahan hingga 1 Hektar. Bisa ke samping kiri dan kanan bendungan, Lahan itulah yang akan digali untuk memperluaskan tampungan. Sehingga kedepan, DI Ncanga Kai akan mampu mangairi seluruh areal pertanian hingga 3 kali musim tanam. ”kalupun daya tampungnya Dam Ncanga kai diperluas, maka akan mampu mengairi lahan pertanian hingga ke Desa Sanolo. Dengan demikian, otomatis akan mempertahkan Kecamatan Bolo sebagai daerah swasembada beras untuk Kabupaten Bima,” Pungkas Junaid   (RIS) - 05

Advertisement

Artikel Terkait

Advertisement

Artikel Populer

Artikel Terbaru