Jembatan MP3KI Lokok Kelisi Mulai Rampung

Km rumah panggungku. Pembangunan Jembatan Lokok Kelisi melalui Program PNPM Pola Khusus MP3KI (Master Plan Percepatan dan Perluasan Pengurangan Kemiskinan Indonesia) yang menghubungkan Desa Selengen dan Desa Gumantar, kini hampir rampung.

Ketua PJOK (Penanggung Jawab Operasional Kegiatan) Kecamatan Kayangan Atmaja Gumbara,SP mengatakan, Program PNPM Pola Khusus MP3KI yang menghubungkan Desa Selengen dengan Desa Gumantar yang pembangunannya sudah dimulai sejak 10 Agustus 2014 lalu, awalnya sempat mengalami kesulitan masalah tenaga kerja untuk pengerjaannya. Akan tetapi hal itu, katanya tidak berlangsung lama. Sehingga pembangunan jembatan Lokok Kelisi sebagai jembatan induk yang nmerupakan pekerjaan mayor tersebut sudah dipastikan akhir desember tahun ini rampung. “Pembangunan Talud pun sudah rampung 90 persen,”kata Atmaja Gumbara,SP yang juga Kasi PMD Kantor Camat Kayangan ini.

Menurut Atmaja (Sapaan akrabnya), belum tuntasnya pekerjaan tersebut sesuai target yang telah ditentukan dan dirasakan dampaknya sangat besar adalah disebabkan oleh dampak kenaikan BBM. Dampak tersebut diikuti pula dengan naiknya harga barang, seperti semen berkisar Rp.85.000 s/d 90.000,-Sementara di RAB yang telah dibuat harganya hanya Rp.60.000,- “Ini yang dirasakan sangat berat bagi TPKAD,”tandasnya.

Dikatakan, selain jembatan Lokok Kelisi yang sudah rampung dikerjakan, ada pula satu jembatan kecil di sekitar Batu Pagar yang baru selesai di Cor.”Insya Allah, akhir desember ini selesai,”imbuhnya.

Sementara itu, Ketua UPK PNPM Kecamatan Kayangan Edy Kartono,SP mengatakan, Program Pola Khusus PNPM MP3KI untuk Kecamatan Kayangan yang dilaksanakan tahun 2014 ini ada tiga kegiatan. Pertama, Peningkatan Jalan Poros Desa yang menghubungkan Desa Selengen dengan Desa Gumantar, sepanjang 2.050 meter dengan jumlah anggaran sebesar Rp. 1.212.065.600,-, Kedua, Peningkatan Jalan Poros Desa dengan Perkerasan Aspal yang menghubungkan Desa Santong dengan Desa Pendua sepanjang 2.000 meter, dengan jumlah anggaran sebesar Rp. 1.211.168.900, dan Ketiga, Peningkatan Jalan Poros Desa dengan Perkerasan Aspal yang menghubungkan Desa Sesait dengan Desa Dangiang sepanjang 2.030 meter, dengan jumlah anggaran sebesar Rp. 1.104.765.500. Sehingga total anggaran yang dihabiskan dari 3 kegiatan tersebut adalah Rp. 3,528 M.

Disebutkan Edy, demikian panggilan akrabnya, untuk program MP3KI di dua kegiatan ( Desa Santong-Pendua dan Desa Sesait – Desa Dangiang) secara keseluruhan pengerjaannya sudah rampung 100 persen. Sedangkan yang menghubungkan Desa Selengen – Desa Gumantar baru selesai 90 persen. “Insya Allah, akhir desember tahun ini semuanya rampung hingga 100 persen. Tinggal pembangunan jembatan kecil disekitar Batu Pagar saja yang baru selesai di Cor,”pungkas Edy Kartono.(zen e) -01

 

Advertisement

Artikel Terkait

Advertisement

Artikel Populer

Advertisement

Artikel Terbaru