PDAM Yang Responsif

Perusahaan Air Munaim Kabupaten Lombok Tengah sangt responsif terhadap keluhan yang dialami oleh sebagian besar masyarakat khususnya di Desa Lantan. Terkait dengan pengerjaan pipanisasi beberapa bulan lalu, beberapa titik yang telah ditimbun akibat tergerusnya tanah bekas galian pipu PDAM, namun beberapa hari yang lalu pihak PDAM atau Pemerintah Daerah sudah menimbun dan tidak membahayakan lagi bagi masyarakat yang berlalu lalang melewati jalan yang telah dibongkar oleh pipa PDAM.

Namun sekalipu sudah melakukan penimbunan, masih ada di beberapa titik di tanjakan yang masih butuh untuk di ratakan supaya warga yang melewati jalan tersebut tidak membahayakan bagi keselamatan serta tdk menimbulkan  gangguan bagi masyarakat.

Beberapa minggu yang lalu Kepala Dusun (Kadus) selese menjalankan Ibadah Shalat Jum’at menggelar rapat membahas beberapa hal, salah satunya memberikan himbauan kepada masyarakat untuk sama-sama memakmurkan masjid di setiap waktu tiba, kemudian Kepala Dusun (kadus) juga menceritakan hasil rapat dengan Bapak Bupati Lombok Tengah atau pejabat yang mewakili, bahwa Dusun Lantan Duren mendapatkan tambahan jalan hot mik mulai dari pertigaan Dusun Endut Tojang sampai pertigaan Bak penampungan PDAM.

Masyarakat juga di tuntun untuk berswadaya membebaskan lahan kurang lebih di ambil 1 meter di sebelah kiri dan kanan jalan, masyarakat mengiyakan seketika itu, hampir semua masyarakat bersyukur atas informasi pengaspalan jalan dusun tersebut, namun salah satu pemuda bernama Herman Saputra, mengungkapkan disela rapat tindak lanjut yang dilakukan pada malam hari di Masjid Nurul Iman Dusun Lantan Duren, bahwa ada kehawatiran yang berlebihan, pengaspalan ini hanya janji dan retorika saja karena sudah mendekati momen politik, dan janji yang diungkapkan pasti tidak bisa terealisasi. Semua ini hanya JAMBU(janji-janji busuk), jika pemerintah benar mau mengaspal jalan ini pasti memiliki target pengerjaan seperti bulan apa di mulai dan dikerjakan oleh PT/ CV mana. Semua janji ini tidak memiliki kejelasan, hanya saja karena momen pesta demokrasi Kabupaten Lombok Tengah yang lagi sebentar akan dimulai.

Coba kita buka data di Kecamatan Batukliang Utara ini, Jangankan jalan Dusun yang mau di aspal, Desa Masmas yang terkenal dimana-mana sebagai salah satu Desa Wisata sampai hari ini belum juga diaspal, sungguh sangat memprihatinkan, padahal Sumber Daya Alam (SDA) dan Sumber Daya Manusia (SDM) yang dimiliki sangat luar biasa, Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah belum melirik dan mempercepat pengaspalan jalan yang menjadi sumber akses satu-satunya terhadap semua kebutuhan warga disana, apalagi kita di Desa Lantan hanya memiliki jalan Dusun yang akan di aspal. Saya sangat tidak percaya terhadap Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah ungkap Herman yang dikenal agak lugu dan pendiam tersebut.

Disatu sisi menjadi keharusan bagi masyarakat Dusun Lantan Duren untuk di aspal, karena pipa PDAM yang membentang di dusun tersebut sangat rawan apalagi setiap musim hujan tiba, jika jalan ini tidak di perbaiki/aspal, maka setiap musim hujan pasti jalan ini akan rusak parah seperti biasa, jalan yang sudah dirabat oleh PNPM di beberapa titik di bongkar untuk dilewati pipa, kemudian setelah pipa selesai terpasang, jalan tersebut hanya di timbun biasa saja. Lagi-lagi ketika musim hujan datang, masyarakat banyaklah yang menjadi korban,  jalan ini baru bisa dikatakan aman apabila sudah di aspal dan memiliki saluran drainase yang bagus.[] - 05

 
 

Advertisement

Artikel Terkait

Advertisement

Artikel Populer

Artikel Terbaru