Puskesmas Harus Miliki Ruang Terbuka Hijau

KM LENGGE,- Tahun anggaran 2017,Kabupaten Bima mendapatkan dana DAK afirmasi maupun reguler untuk rehabilitasi dan rekolasi 10 puskesmas yang ada di kabupaten Bima. Total dana sebesar Rp.26 Milyar dan termasuk di dalamnya adalah untuk pengadaan Alat Kesehatan sebesar Rp. 2 Milyar.

Bupati Bima didampingi jajaran Dinas Kesehatan meninjau 4  Puskesmas yaitu Puskesmas Madapangga, Bolo, Palibelo dan Ambalawi. Khusus puskesmas Palibelo dilakukan relokasi dari Cabang Teke ke areal eks kantor penyuluhan pertanian yang  berjarak 200 meter dari lokasi puskesmas Palibelo.

Menurut Kabid Promosi kesehatan, Muhammad Farid,SKM,Mph, 10 puskesmas yang direhabilitasi dan direlokasi adalah Puskesmas Tambora dengan dana sebesar 600 juta melalui DAK Afirmasi, puskemas sebesar 2 Milyar,puskesmas Bolo sebesar  2 milyar, puskesmas Woha sebesar 3,2 milyar, puskesmas Sape 1, 5 Milyar, puskesmas Langgudu 2 milyar, puskesmas Ngali 900 juta, puskesmas  wawo 2 Milyar, puskesmas Ambalawi 2 milyar dan relokasi puskesmas Palibelo sebeasar 6,2 milyar.

Dana DAK afirmasi adalah dana alokasi khusus untuk daerah terpencil, daerah perbatasan dan daerah kepulauan. Pada kesempatan kunjungan di empat lokasi tersebut Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri mengharapkan kepada jajaran puskesmas untuk memberi ruang terbuka hijau atau taman supaya puskesmas tanpak asri. Tentunya di setiap puskesmas berbeda luas lahannya, di Madapangga cukup luas halamannya dan saya berharap ada penataan yang bagus dengan taman dan areal parkir yang memadai." Harap Dinda. [    ]

Advertisement

Artikel Terkait

Advertisement

Artikel Populer

Artikel Terbaru