400 Unit Rumah Hunian Sementara Akan Dibangun di KLU.

Pemerintah akan membangun 400 unit hunian sementara untuk korban dampak bencana gempa bumi yang ada di Kabupaten Lombok Utara, Prov.NTB.

Hal tersebut dikatakan oleh Dansatgas Penanggulangan Darurat Bencana gempa Lombok Kolonel Czi Ahmad Rizal Ramdhani, Minggu (13/8) di lapangan Tanjung saat rapat koordinasi penyampaian data tentang kerugian personil dan materiil

 Ahmad Rizal Ramdhani menjelaskan bahwa untuk menanggulangi korban pengungsian gempa bumi di KLU akan dibangun sebanyak 400 rumah hunian sementara.

"Kami secara personil sudah siap membangun. Ada satgas dari Yonzikon 13/KE, Yonzipur 10/ dibantu 1 SSK Yonzipur 18/YKR, akan kami kerahkan," kata Danrem 162 WB.

Pengerjaan ini diperkirakan sekitar Seminggu, dengan konstruksi lebih layak dari kondisi yang ada di tenda pengungsian.

"Rumah hunian sementara, rencananya terbuat dari bahan kayu, seng dan triplek,kami juga akan mengajak warga yang mempunyai keahlian dibidang pertukangan untuk bisa membantu personel TNI," jelas  Ahmad Rizal Ramdhani.

Sekda KLU, Suardi dalam rakor tersebut menyampaikan Pemerintah Kabupaten Lombok Utara telah menyiapkannya di lima titik untuk pembangunan rumah layak huni.

"Rumah masyarakat hampir 90 persen sudah hancur, perlu wakru lama untuk merubuhkanya dan membangun kembali, nah kita bangun dulu rumah layak huni sementara,"ungkap Suardi.

Pembangunan 400 unit hunian sementara akan dimulai pada pekan depan. Ukuran rumah tentunya yang layak huni untuk para korban gempa bumi di KLU. Pembangunan 400 ini tahap awal. Akan ada penambahan. Kita tunggu Instruksi selanjutnya.  (Edy-Tim Media)

Advertisement

Artikel Terkait

Advertisement

Artikel Populer

Artikel Terbaru