Trabas Telekomunikasi, Ikhtiar KSB Merdeka Sinyal.

Sumbawa Barat. Diskominfo - Dalam mewujudkan Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) merdeka sinyal tahun 2020 Dinas Komunikasi dan Informatika KSB bersama Tim Direktorat Pengendalian Pos Infomartika Direktorat Jenderal PPI Kementrian Komunikasi dan Informatika RI adakan survey  lokasi yang tidak memiliki sinyal (Blankspot), Kamis (11/7/2019).

 

Kedatangan Tim dari Jakarta tersebut juga didampingi oleh tim dari Dinas Provinsi Nusa Tenggara Barat untuk mengecek desa-desa yang diajukan oleh KSB yang masuk dalam area lemah sinyal dan Blankspot.

 

Kasubdit Monitoring dan Evaluasi Telekomunikasi Khusus dan Jaringan Telekomunikasi, Direktorat Pengendalian Pos dan Informatika Kementrian Kominfo, Indra Apriadi menyampaikan bahwa kedatangan tim nya kali ini yang berjumlah enam orang adalah menindaklanjuti surat permintaan dari Kominfo Provinsi NTB.

 

“Tahun kemarin kita sudah survey kesini dan hasilnya sudah kita sampaikan ke Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) dan sudah masuk progres,” katanya.

 

Jika ada desa yang mendapatkan sinyal tetapi lemah bahkan suka timbul tenggelam maka pihaknya akan memanggil dan berkoordinasi langsung dengan pihak operator, karena di desa-desa terpencil di KSB hanya menggunakan dua operator, sehingga dapat dilakukan optimasi dan perbaikan sinyal.

 

“Tahun ini kami sudah mendapat progress dari desa-desa di provinsi NTB yang telah disurvey tahun kemarin yang sinyalnya lemah sekarang sudah baik,” katanya.

 

Indra Apriadi mengaku jika kedatangannya kali ini ke KSB juga sekaligus untuk mengecek wilayah yang dulunya lemah sinyal dan sekarang sudah mengalami perbaikan sehingga dapat dilaporkan ke Pusat dan diambil xample nya. Selama di KSB Tim Direktorat Pengendalian Pos dan Informatika Kementrian Kominfo telah mengunjungi beberapa lokasi seperti di Desa Mataiyang, Omalsapa, Tuananga, Kelanir, Seminar Salid dan Rarak Ronges.

 

Lebih jauh, Apriadi menjelaskan bahwa hasil dari survey yang dilakukannya bersama Dinas Kominfo Provinsi dan Kominfo KSB akan dilaporkan ke BAKTI dan kepada pemegang keputusan yang lebih tinggi.

 

“Hasilnya ini nanti akan ditindaklanjuti oleh BAKTI, kami hanya memberikan informasi sehingga BAKTI bisa mengeksekusinya, mudah-mudahan tahun ini semua usulan yang disampaikan oleh KSB masuk progress BAKTI,” tuturnya.

 

Sementara itu, Kepala Bidang Persandian dan Keamanan Informasi Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik Provinsi NTB, Mahmud, mengatakan bahwa Gubernur NTB mempunyai komitmen untuk secepatnya menuntaskan daerah-daerah yang masih dalam daerah blankspot ini, terutama daerah-daerah pariwisata yang masuk pariwisata dunia yang membutuhkan sinyal akan di support.

 

“Untuk di KSB sendiri ada 12 usulan lokasi lemah sinyal dan Blankspot, semoga secepatnya ini bisa dituntaskan apalagi teman-teman di Kominfo KSB sangat bersemangat dan aktif untuk memajukan daerahnya dan menuntaskan Blankspot ini. Semoga tahun 2020 NTB merdeka sinyal,” Katanya.

 

Provinsi akan terus mendukung walaupun kewenangan ini tidak ada di provinsi. Ini harus diperjuangkan bersama-sama sehingga apa yang dicita-citakan oleh pemda KSB bisa terlaksana dengan secepatnya.

 

“Ucapan terimakasih dari tim provinsi dan pusat kepada dinas Kominfo KSB yang turun langsung dan berjuang baik di tingkat provinsi maupun di pusat untuk menuntaskan KSB merdeka sinyal 2020,” tutupnya. (Feryal)

Advertisement

Artikel Terkait

Advertisement

Artikel Populer

Artikel Terbaru