Pencairan Kedua, Desa Kwangko Tuntaskan Talut Dan Jalan Ekonomi

KM Bali 1, Manggelewa-Pembangunan di bidang Infrastruktur terus digenjot oleh Pemerintah Desa Kwangko Kecamatan Manggelewa Kabupaten Dompu.

Pada pencairan Anggaran APBDes tahap kedua ini saja, Desa Kwangko sudah menuntaskan sejumlah Proyek infrastruktur yang telah direncanakan seperti, Pembukaan Jalan ekonomi baru yang mengelilingi So Karebbe dan Pembangunan Talut pemecah Gelombang di Pulo Bajo.

Kades Kwangko Nursalam saat ditemui di ruang kerjanya di Kantor Sekretariat Pemdes Kwangko Senin, (1/7) lalu menjelaskan, pembukaan jalan ekonomi baru sepanjang 1,5 Kilometer tersebut nantinya akan digunakan oleh para petani untuk mengangkut hasil panennya. "Pembukaan jalan ini memakan biaya lebih dari 100 Juta rupiah", ungkap Nursalam.

Selain itu, Nursalam menyebutkan ada beberapa proyek lagi yang akan segera dituntaskan dari pencairan APBDes tahap kedua yaitu  Program Rehabilitasi 6 unit Rumah Tidak Layak Huni (RLTH), dan Program pembangunan Jambanisasi sebanyak 6 unit. "saat ini masih dalam proses pengerjaan", jelas Nursalam.

Pihak Pemdes Kwangko ungkap Nursalam, sudah berencana akan menuntaskan sebanyak 15 unit RLTH pada tahun 2019 ini. "3 unit RLTH telah dituntaskan pada pencairan APBDes tahap pertama. Sedangkan 6 unit lagi sedang dalam proses pengerjaan pada pencairan tahap kedua, dan yang terakhir 6 unit lagi akan dikerjakan pada pencairan ketiga", ungkapnya.

Nursalam menambahkan, sebelum pembangunan talut Pemecah Gelombang, pada tahap pertama lalu Pemdes telah melaksanakan peningkatan kualitas jalan di Pulo Bajo. "Talutnya itu nanti akan dipasangi Gorong - gorong", pungkasnya.

Sebagai Kades, Nursalam mengimbau Warga Desa Kwangko dapat secara bersama menjaga semua fasilitas publik yang telah dibangun. "semua fasilitas itu dibangun untuk warga, sekarang kami kembalikan ke warga. Tolong dirawat dan dijaga", tandasnya. (KM Bali 1)

Advertisement

Artikel Terkait

Advertisement

Artikel Populer

Artikel Terbaru