Tanpa Bulldozer, Hand Traktor Pun Jadi

| KIMBOLO | Di era tahun 2019 ini, cukup banyak cara untuk menyelesaikan pekerjaan berat tanpa harus menggunakan peralatan canggih seperti di negara-negara maju dan berkembang. Apalagi dalam kegiatan perbaikan jalan. Tentu membutuhkan alat berat untuk mengurut sertup tanah agar rata sehingga mudah dilintasi kendaraan.

Bagi warga masyarakat di Desa Dorokobo Kecamatan Kempo Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat ini, disamping dengan cara bergotong royong—kegiatan perbaikan jalan di desa tersebut cukup menggunakan hand traktor, salah satu alat pembajak sawah.


Kreatif memang. Tanpa bulldozer maupun sejenis walas lainnya yang biasa dipakai untuk memperbaiki jalan raya, bagi warga di Dorokobo dibawah komando kepala desa bernama Taufik alias Opik ini, cukup memanfaatkan hand traktor.

Semangat dan keringat mereka merasa terpanggil untuk memperbaiki jalan raya di Dusun Nusa Sari dan Danmasari tersebut. Apalagi kegiatan perbaikan jalan kampung ini, seluruh perangkat desa dan kepala desa setempat, turut terlibat langsung bergotong royong bersama warga di dua dusun itu.

“Saya bersyukur dan ucapan terima kasih kepada seluruh masyarakat di dusun Nusa Sari dan Danmasari yang turut melakukan kegiatan gotong royong bersama. Ini semua menjadi kebanggaan dan kemajuan desa kami di Dorokobo,” kata Kepala Desa Dorokobo Taufik di sela-sela kegiatan kemasyarakatan, Jum’at kemarin.(adi)

 

 

Advertisement

Artikel Terkait

Advertisement

Artikel Populer

Artikel Terbaru